Rabu, 30 Desember 2009

Turut Berdukacita Atas Meninggalnya Bapak KH.ABDURRACHMAN WAHID

Salah seorang putra terbaik bangsa ini telah meninggalkan kita untuk selama-lamanya. Setelah sekian lama mendapatkan perawatan kesehatan, hari ini Rabu (30/12) pukul 18.40 wib beliau meninggal dunia di RSCM tepat di depan bapak Susilo Bambang Yudoyodo saat menjenguk beliau.

Presiden RI ke-4 bapak KH.ABDURRACHMAN WAHID merupakan Presiden RI hasil pemilu pertama di era reformasi pada Tahun 1999.

Beliau yang di kenal dengan sebutan Guru Bangsa ini juga merupakan salah seorang tokoh NU.

Kepergian beliau memilukan segenap bangsa Indonesia.semoga beliau di terima Tuhan Yang Maha Esa disisinya.

Minggu, 13 Desember 2009

Aksi-Aksi ku

Sewaktu tulisan ini dibuat.aku lagi berada di medan usai mengikuti forum koordinasi antar cabang (FORKORANCAB) GmnI Sumatera Utara. Acara hajatan ini memberikan hal diluar perkiraanku yang mungkin akan kutuliskan pada tulisan berikutnya.

Berawal dari aku mengenal Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GmnI) Nias pada bulan maret 2008, maka petualangan kehidupanku menjadi berubah.kehidupan sehari-hari yang terfokus pada perkuliahan berubah drastis. Sebab aku merasa telah menemukan wadah tempat penyaluran pemikiranku.

Dahulu sebelum mengenal kampus,begitu anti dengan yang namanya demonstrasi. Mengangap bahwa demonstrasi itu adalah hal terbodoh yang dilakukan sebab apasaja yang didemonstrasikan akan berakhir begitu saja. Namun hal itu berubah berawal dari menjadi salah seorang DPC GmnI Nias pada mei 2008.

Sekitar seminggu menjadi DPC,aksi pertamaku di mulai dengan rasa takut,namun tetap harus berjalan.apalagi disitu menjadi orator yang belum tahu bagaimana seorang orator. Hari-hari berikutnya banyak diskusi tentang aksi dengan orang-orang yang telah berpengalaman.sehingga pemikiran yang terkungkung selama ini tentang aksi telah tercerahkan.

Hingga aksi ke dua yang pada saat itu menjadi pimpinan aksi dengan isu penolakan kenaikan BBM perasaan ketidakmengertian masih menyelimuti. Tapi seiring berjalan waktu teryata aksi merupakan langkah untuk mengontrol segala kebijakan yang tidak prorakyat,cara mengingatkan salah benarnya langkah yang diambil.

Sejak saat itu aksi-aksi yang lain pun terus berkesinambungan.karena prinsipnya kita mahasiswa bukan pengambil kebijakan.kita hanya berusah mengingatkan,mengontrol berjalannya kebijakan.

Senin, 16 November 2009

Wartawan kecil-kecilan

Seperti usaha bisnis aja ya. Sampe mengugunakan kecil-kecilan. Namun menarik mengapa dikatakan wartawan kecil-kecilan. Jelas sekali hal tersebutku tujukan bagi diriku . Sebab saat ini aku persis seperti seorang wartawan yang kerap mencari dan menulis berita guna memenuhi pemberitaan yang di terbitkan pada PAMPEMAT.

PAMPEMAT adalah nama media pemberitaan di prodi ku, yakni pendidikan matematika. Sejak terbitnya pampemat itu yang menjadi program HMP kami menambah kesibukan baru bagiku yang cukup mengasikkan. Sebab keinginanku yang selalu ingin menulis dapat tersalurkan.

Entah bakat atau keinginan menulis saja yang menyebabkan aku menikmatinya juga kurang jelas bagiku. Apalagi hal ini tidakku ketahui berawal dari mana.

Peliputan yang selalu aku lakukan membuat aku merasa seperti wartawan namun tempat peliputanku hanya pada lingkup kecil makanya aku berpikiran. Bahwa saat ini aku sebagai wartawan kecil-kecilan.

Rabu, 28 Oktober 2009

Pengharapan buat pemuda

Delapan puluh satu (81) tahun yang lalu para pemuda indonesia mengucapkan ikrar yang kemudian di sebut sebagai sumpah pemuda. Rasa yang dialami bersama memicu kebulatan tekat untuk melepaskan jerat dari belenggu penjajahan. Hal itu tergambar dari hasil kongres pemuda pada tanggal 28 oktober 1928 yakni para pemuda berikrar Berbangsa satu,bangsa Indonesia. Bertumpah darah satu,tanah air Indonesia. Menjunjung tinggi bahasa persatuan,bahasa Indonesia.

Dari ikrar tersebut sangat jelas tergambar bahwa pemuda saat itu memiliki cita-cita yang sama. Sehingga rasa chauvinisme secara cepat dapat di kesampingkan. Semangat pemuda saat itu telah menjadi sebuah pemicu dalam segala bentuk pergerakan yang di perbuat oleh pemuda. Hingga pecahnya Revolusi tahun 1945 dan peristiwa-peristiwa penting lainnya di indonesia pada umumnya di latar belakangi oleh pemuda. Dimana semangat yang ada tidak berbeda dengan 1928.

Saat ini semangat itu masih tetap ada dan masih tetap berkobar di tiap-tiap dada,tiap-tiap sanubari para pemuda dan apapun yang terjadi harus tetap berkobar. Pemuda yang menjadi motor perubahan merupakan potensi rahasia abadi yang dimiliki oleh negara.

Didalam setiap dirinya pemuda kiranya roh nasionalisme selalu berkobar dengan begitu para pemuda akan dapat membuat lagi perubahan. Sebab setelah 10 tahun reformasi yang dilakukan oleh pemerintah tidak memberikan hal yang berarti buat masyarakat kecil. Justru saat ini neokolonialisme dan neoliberalisme semakin berkembang.

Penindasan pada saat penjajahan sangat sakit dan dilihat bentuk penjajahan tersebut. Namun kondisi saat ini justru lebih terasa sakit padahal bentu tindakan tidak dapat kita lihat hanya hasilnya yang kita rasakan yakni semakin menyiksa kaum yang telah papa sengsara.

Sungguh pilu!! Ditanah air merdeka ini begitu sulit untuk mengisi perut sejengkal khusunya masyarakat kecil.apalagi untuk mengecap pendidikan yang sering dikonotasikan dengan "Pendidikan itu mahal". Sehingga menimbulkan efek ngeri bagi yang ingin merasakan pendidikan.

Pemuda yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan bangsa ini, merupakan pengharapan untuk melakukan perubahan. Tapi bukan sekedar perubahan posisi elit-elit politik yang hanya memberikan keuntungan terhadap pribadi orang tersebut. Tapi melakukan perubahan yang langsung kepada masyarakat kecil.sehingga perut sejengkal dapat berisi,anak dapat sekolah.

Sabtu, 03 Oktober 2009

Sudah Setahun

Jika benar-benar ditinjau,sebenarnya sudah lebih dari satu tahun.satu tahun disini maksudnya adalah masa di mana saya sudah ngeblog.tepatnya sebenarnya pada bulan september yang lalu.

Berawal dari iseng-iseng hingga mulai paham dengan blog melalui surfing di google merupakan pengalaman tersendiri buat saya.bahkan aku sempat tergoda mendapatkan duit di internet akibat seringnya surfing mengenai blog.karena hampir semua blog yang aku baca menawarkan cara mendapatkan duit dari internet.sehingga saya terinspirasi menjadikan blog ini untuk memuat hal yang demikian. Namun setelah sekian lama dan banyak membaca artikelnya bang zalukhu.niat untuk mendapatkan duit secara instan tersebut aku buang jauh-jauh. Sehingga sekarang lebih terfokus mengisi blog ini dengan sesuatu ide atau pengalamanku.

Memang dari internet dapat menghasilkan duit.tapi tidak segampang yang banyak di tuliskan oleh orang-orang.perlu waktu lama dan kerja keras yang sungguh-sungguh.itu pun biasanya bisa di kerjakan yang sudah senior-senior.sedangkan untuk pemula apalagi jika tidak ada mentor atau guru yang mengajari maka akan membuat si pemula korban berbagai hal.

Banyak pengalaman menarik yang aku dapatkan dengan ngeblog ini.namun yang aku ceritakan di atas tadi hanya sekilas.sengaja aku ceritakan agar para pemula di blog tidak cepat percaya akan yang namanya dapat duit dengat cepat di blog.

Dari pada berpikiran dapat duit dengan cepat,lebih baik mengunakan blog untuk mengikuti lomba menulis di blog yang hadiahnya juga lumayan menarik.disamping itu memacu menumbuh kembangkan kreativitas kita dalam menulis.

Kamis, 01 Oktober 2009

Gempa kembali timbulkan duka

Belum lepas dari ingatan kita gempa di pulau jawa yang bahkan penanganan korbannya belum usai.kemarin (30/09) sekitar pukul 5 sore gempa kembali mengguncang, tepatnya di sumatera barat dengan kekuatan 7,6 SR. Gempa yang begitu kuat terasa hingga sibolga dan pulau nias.sehingga kepanikan tidak hanya terjadi di lokasi kejadian namun juga terjadi di daerah-daerah yang merasakan goncangan gempa tersebut.

Kekuatang gempa yg begitu kuat mengakibatkan rubuhnya bangunan hingga kebakaran.hingga menelan korban jiwa. Dimana hingga siang ini (12.30 wib) telah ditemukan 200 lebih korban jiwa.bahkan sampai saat ini masih ada yang terkurung dalam reruntuhan bangunan,seperti 60 orang siswa/i yang tekurung dalam ruangan belajar.para orang tua siswa/i tersebut hanya bisa pasrah.

Minimnya alat-alat untuk melakukan evakuasi membuat penyelamatan begitu lambat.padahal minimnya alat ini merupakan satu cambuk buat pemerintah setempat.sebab kejadian ini bukan yang pertama terjadi di sumatera barat.apalagi telah diketahui bahwa sumatera barat merupakan jalur yang dilalui patahan lapisan bumi.untuk pemerintah setempat harusnya telah memiliki peralatan yang memadai.demikian halnya dengan pemerintah daerah yang lain agar tetap waspada akan bencana yang tidak dapat diketahui kapan datangnya.

Ditengah-tengah hirup pikuk suasana politik nasional kiranya pemerintah Republik Indonesia sesegera mungkin menyalurkan bantuan.agar korban tak bertambah akibat kekurangan makanan.

Sumatera Barat merupakan bagian dari Indonesia.duka Sumatera Barat juga duka kita semua.
TURUT BERDUKA ATAS KORBAN GEMPA SUMATERA BARAT.


Apakah saya bisa menurunkan berat badan? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers!
http://id.answers.yahoo.com

Selasa, 29 September 2009

peran mahasiswa

Berapa banyak mahasiswa yang sadar akan fungsinya.selain melaksanakan tri darma perguruan tinggi walaupun hanya sedikit mahasiswa yang mengetahui isi dari tri darma tersebu.mahasiswa yang di pandang sebagai kaum-kaum intelektul,semata-mata sering mengesampingkan hal tersebut.mahasiswa cenderung terfokus pada perkuliahan tanpa peduli dengan lingkungan sekitar.

Padahal seseorang memasuki perguruan tinggi sebenarnya untuk menggali dan mengembangkan potensi yang ada pada dirinya.sehingga dengan demikian lulusan perguruan tinggi nantinya tidak sibuk mencari-cari pekerjaan bahkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan.

Namun kondisi sebenarnya menunjukkan bahwa para lulusan perguruan tinggi cenderung mencari-cari pekerjaan.bahkan sering mengumpat pemerintah akibat kurangnya lapangan pekerjaan.perilaku demikian disebabkan pengetahuan yang di dapat mahasiswa tersebut hanya secara akademisi.dia hanya tahu kampus,tempat tinggalnya dan tempat nongkrongnya.sedangkan para aktivis mahasiswa yang sering di anggap sebagai mahasiswa bandel,dan hanya memiliki IP standar alias cukup-cukup makan.lebih cepat berhasil pada saat setelah lulus dari bangku perkuliahan.sebab mahasiswa yang di cap bandel tadi memiliki jaringan sosial yang banyak yang sangat membantu.

Menjadi seorang mahasiswa, jiwa kritis dan rasa sosial harus di bangun,sehingga pada akhirnya lulusan-lulusan perguruan tinggi benar-benar bermanfaat di masyarakat

Minggu, 23 Agustus 2009

Sedikit Kenangan di liburan Semester

setelah melewati liburan semester yang panjang, sampai-sampai membuat aku tidak pernah online dan blog ini hampir tidak pernah kubuka sehingga kelihatan tidak terurus. liburan semester kali ini memang cukup berbeda dari luburan-liburan biasanya. ada banyak kegiatan yang kuikuti bahkan sebelum liburan aku sudah beberapa kali meninggalkan kuliah guna mengikuti seleksi Dewan Kerja Daerah (DKD) Gerakan Pramuka Sumatera Utara namun aku gagal dalam seleksi tersebut. padahal aku sangat berharap bisa mengambil bagian dalam Dewan Kerja Daerah tersebut.

sesaat setelah awal liburan semester aku turut serta dalam membina dan melatih calon Paskibra Barisan 45 Kota sibolga. Paskibra Barisan 45 ini merupakan satu-satnya yang ada di sumatera utara bahkan di Indonesia hanya disibolga yang ada Paskibra Barisan 45 nya dari anak sekolah yang langsung dibina oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Sibolga. seperti tahun-tahun sebelumnya pembinaan berjalan dengan hal-hal yang sama bahkan tidak jauh berbeda. namun yang membuat sedikit berbeda adalah ketertarikan ku pada seorang wanita, yang mana wanita itu adalah salah seorang anngota Paskibra Barisan 45. ada satu perasaan yang buat aku.........................(aku tak tau menjelaskannya, biarlah cerita itu hanya jadi milikku sendiri)

Latihan Pengembangan kepemimpinan (LPK) Sumatera Utara yang kali pertama dilaksanakan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatara Utara sangat memberikan hal yang berarti buat diriku. latihan tersebut telah menunjukkan sifat buruk yang ada pada diriku yang harus di hilangkan. sehingga sejak saat itu aku coba perbaiki sedikit demi sedikit tingkah laku kasar yang ada pada diriku yang selama ini selalu aku banggakan. dan hasilnya aku merasa telah mampu merubahnya walupun tak sesempurna yang seharusnya, namun aku yakin semua pasti kearah hal yang lebih baik.

tak terasa sudah 2 bulan lebih aku liburan di sibolga dan saat ini telah kembali ke Pulau Nias guna kembali kuliah dengan catatan aku sudah semester V (lima) padahal pesaraanku baru kemarin aku di Nias ini. Kalau dulu aku begitu kesepian disini namun setelah bertemu dengan kawan-kawan satu perjuangan di GMNI semua kesepian itu telah hilang.hanya kekosongan yang terasa namun setelah aku temukan..........(hanya aku yang tahu).kekosongan itu telah tak ada lagi. tapi aku di sini dia disana.

walaupun begitu aku telah mnemukan motto yang cukup berarti buatku,walupun motto ini aku buat bersam teman akrabku yakni sering aku panggil di Pak Mirwan bahkan Pupung. motto itu adalah:

" JALANKU MASIH JAUH "
" PERJUANGANKU MASIH PANJANG "
" UMURKU MASIH MUDA "

Jumat, 12 Juni 2009

Massa GMNI Nias Demo Bawa Peti Mati Tuntut Direktur RSU Gunungsitoli Diganti * Korban Dua Kali Dioperasi Akhirnya Meninggal

Nias (SIB)
Massa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Nias demo di RSU Gunungsitoli dan Dinkes Nias, Rabu (20/5). Mereka menuntut agar Direktur RSU Gunungsitoli dr. Yulianus Mendrofa diganti dengan alasan antara lain, selama ia memimpin RSU Gunungsitoli tidak ada peningkatan pelayanan. RSU mengutamakan uang, hanya membuat resep karena obat kurang memadai dan dokter jaga kadang-kadang tidak ada.
Dalam aksinya mahasiswa membawa peti mati dan gambar pasien yang dua kali dioperasi akhirnya meninggal dunia. Operasi dilakukan oleh dua dokter yang berbeda. Dokter pertama mengoperasi korban tapi tidak sembuh, lalu dokter kedua mengoperasi akhirnya korban meninggal dunia. Diagnosa dokter pertama berbeda dengan dokter yang kedua.

Kadis Kesehatan Nias dr. Y. Dawolo yang diminta wartawan tanggapannya atas tuntutan mahasiswa agar Direktur RSU Gunungsitoli diturunkan mengatakan, itu wewenang Bupati Nias. Ditanya tugas dinas kesehatan yang dipimpinnya dia mengatakan salah satu yaitu mengevaluasi kinerja petugas RSU Gunungsitoli. Kalau Bupati Nias meminta baru pihaknya mengusulkan Direktur RSU Gunungsitoli agar diganti.
Demo tersebut dikawal Polres Nias. Para petugas medis tampak turut menyaksikan aksi para demonstran. Demonstran diterima Direktur RSU Gunungsitoli dr. Yulianus Mendrofa dan Kadis Kesehatan Nias dr. Y. Dawolo.


Sumber : http://hariansib.com/2009/05/massa-gmni-nias-demo-bawa-peti-mati-tuntut-direktur-rsu-gunungsitoli-diganti-korban-dua-kali-dioperasi-akhirnya-meninggal/

GMNI Unjuk Rasa di Kantor PT PLN Nias

Gunungsitoli (SIB)

Gerakan Mahasiswa Nias Indonesia (GMNI) unjuk rasa di kantor ranting PLN Gunungsitoli Jumat (13/2) menuntut agar perusahaan itu memperbaiki kinerjanya karena lampu hampir setiap hari padam. GMNI bersama tokoh masyarakat Nias dari berbagai Kecamatan seperti Kecamatan Telukdalam Kabupaten Nisel, Kecamatan Sirombu kabupaten Nias, Kecamatan Alasa Kab Nias, Kec Sawo Kab Nias, Kec Gunungsitoli Idanoi yang menuntut agar lampu tetap dihidupkan setiap hari.
Mahasiswa dan tokoh masyarakat mendesak agar PT PLN ranting Gunungsitoli menyampaikan keluhan dan mendesak pimpinan PT PLN Sumatera Utara dan pimpinan PT PLN Pusat supaya segera mendatangkan mesin baru di kepulauan nias karena kondisi mesin yang sedang beroperasi di Nias tidak layak lagi.
Meminta supaya petugas pencatat meteran benar- benar melihat angka meteran yang sebenarnya. Jangan main tebak-tebak sehingga membuat masyarakat resah karena nilainya tidak sesuai dengan nilai pemakaian.
Kepala ranting PT PLN Gunungsitoli HL Tobing didampingi Manajer PLTD Jhonny P Sumbayak dan Sup. Operasi Lintang Doloksaribu dan PL Tobing kepada mahasiswa dan masyarakat mengatakan, kita sedang berusaha agar lampu di Nias dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Nias dan apabila sudah ada perbaikan para mahasiswa akan diundang.
Sementara itu Jhonny P Sumbayak kepada wartawan menjelaskan, daya dan kondisi pembangkit pusat listrik Nias ada 13 unit tetapi yang berfungsi hanya 10 unit


Sumber: http://hariansib.com/2009/02/gmni-unjuk-rasa-di-kantor-pt-pln-nias/

Kamis, 09 April 2009

Rumitnya PEMILU

Tidak terasa pesta demokrasi yang telah di perbincangkan berbula-bulan belakangan ini akhirnya dilaksanakan di hari ini. Di TPS tempat aku memilih masyarakat masih sangat antusias untuk memilih, bahkan isu golput tidak mempengaruhi pola pikir masyarakat. Walaupun ada masyarakat yang tidak memilih bukan karena disengaja untuk golput namun karena kesibukan yang membuat terlambat untuk mendafta di TPS serta masih adanya orang yang tidak terdaftar sebagai DPT. Sehingga orang yang tidak terdaftar itu tidak dapat memilih dan akan terhitung golput. Melihat kondisi demikian timbul dibenak saya bahwa pemberiataan tentang banyaknya masyarakat yang golput semata-mata bukan karena kesengajaan melainkan disebabkan oleh system yang kurang bagus.

Pada pemilihan ini aku juga melihat banyak para pemilih yang cukup lama didalam bilik pencontrengan disebabkan besarnya kertas suara yang menimbulkan kebingungan. Bahkan ku dengar di berita ada seorang masyarakat di papau yang sampai 20 menit di dalam bilik pencontrengan. Lamanya seseorang di dalam bilik tadi akibat kebingungan menyebabkan waktu yang digunakan untuk pemilihan semakin lama.

Usai pemilihan dan akan dilanjuntkan dengan penghitungan suara bukan kelegaan yang didapatkan melainkan kerumitan yang baru. Banyaknya partai dan nama caleg memperlambat proses penghitungan suara sebab orang yang menghitung turus suara cukup kelabakan dan kerepotan. Di tambah lagi suasana yang cukup panas dari masyarkat yang hadir di TPS tersebut.

Walaupun demikian suasana pemilihan tetap dapat di kondusifkan sebab masyarakat juga mengiginkan hal yang terbaik pula. Disamping kesibukan memperhatikan perhitungan suara di TPS di televisi juga menyiarkan perhitungan cepat yang hingga tulisan ini saya buat partai Demokrat memperoleh suara terbanyak dengan jumlah suara20,48% dari suara yang masuk68,05% perhitungan cepat itu di peroleh dari Lingkaran Survei Indonesia.




Senin, 30 Maret 2009

Mengenang 28 Maret

Empat tahun sudah berlalu sejak pulau Nias porak-poranda akibat goncangan gempa yang begitu dasyat hingga memakan korban dan melumpuhkan perekonomian. Setelah BRR dan NGO hadir di pulau Nias infrastruktur kembali membaik, hingga selesainya masa tugas BRR pebaikan masih tampak dimna-mana. Disatu sisi gempa tersebut memang pembawa bencana buatr pulau Nias namun disisi lain bencana tersebut telah membawa perubahan yang signifikan khususnya pembangunan untuk pulau Nias.

Sejak bencana 28 Maret 2005 Pulau Nias benar-benar berubah drastis, mulai dari pulau yang porak-poranda karena gempa hingga sebuah pulau yang tidak lepas dari perhatia dunia. Perkembangan juga sangat pesat terjadi di pulau Nias sejak pasca gempa terutama untuk dunia pendidikan. Perguruan tinggi telah banyak yang berdiri. Namun kampus-kampus ini hampir tidak pernah disentuh event-event seperti Black inovation awards goes to campus atau Autoblackthrough goes to campus.

Peringatan gempa yang biasanya diperingati setiap tanggal 28 maret setiap tahunnya, untuk tahun 2009 ini sepertinya tidak dilaksanakan. Mengigat hiruk pikuk suasana politik di tanah air yang tidak lepas dari pulau Nias. Padahal kenangan tersebut merupkan kenangan yang tak terlupakan.

Sabtu, 14 Februari 2009

Lindungi Hutan Selamatkan Iklim


Negara-negara dengan laju penggundulan hutan (deforestasi) terbesar di dunia seperti Indonesia, Brasil dan Kongo menjadi faktor pendorong emisi gas-gas rumah kaca (GRK) serta mempercepat dampak berbahayaperubahaan iklim yang telah kita rasakan.
Indonesia kehilangan hutan lebih cepat dari negara-negara pemilik lain di dunia. Merujuk data FAO (2006), hutan Indonesia berkurang 1,8 juta hektar per tahun, menempatkan Indonesia menduduki peringkat ketiga negara pengemisi gas-gas rumah kaca (GRK) terbesar di dunia, setelah Amerika Serikat dan China. Penggundulan hutan (deforestasi) adalah sumber utama emisi Indonesia.

Hingga saat ini, Indonesia telah kehilangan tigaperempat luas kawasan hutan alamnya (sekitar 72%) dan dari jumlah tersebut 40% telah hilang sama sekali.

Faktor utama pendorong tingginya deforestasi di Indonesia adalah pembalakan skala besar untuk industri kertas, kayu, pembukaan lahan gambut untuk perluasaan kelapa sawit dan kebakaran hutan yang terjadi setiap tahun untuk pembukaan hutan. Banjir, kekeringan, perubahan pola iklim akan mempengaruhi ketahanan pangan yang salah satunya disebabkan hancurnya hutan di Indonesia.

Moratorium tidak hanya membantu menghentikan emisi GRK, tetapi juga melindungi keanekaragamanhayati, melindungi kehidupan masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada hutan di seluruh Indonesia.

Sekitar 30000 orang masyarakat Indonesia telah bergabung bersama kami sebagai Pembela Hutan Indonesia atau Forest Defenders Indonesia (FDI). Ayo, bergabung bersama kami (klik disini)untuk mendesak Presiden menetapkan secepatnya moratorium deforestasi.

Jumat, 23 Januari 2009

Musppanitera "akhirnya selesai juga"

setelah sekian lama terjadi stagnanisasi di tubuh DKC gerakan Pramuka Kota sibolga akhirnya pada tanggal 20 - 21 Januari 2009 yang lalu Musyawarah Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega putri dan putra(Muspanitera)kota sibolga terlaksana juga. dengan tujuan menyusun rencana kerja dan memilih pengurus yang baru untuk masa bakti berikutnya. persiapan yang dilakukan oleh rekan -rekan panitia mulai awal januari 2009 tidak sia-sia walaupun masih banyak kekurangan disana sini, namun buat rekan-rekan panitia kekurangan tersebut bukan suatu hambatan untuk melaksanakan Muspanitera tersebut.


Muspanitera yang terlaksana ini awalnya rencana saya dan kak syamsul(ketua DKC Masa Bakti yang lalu. kami berharah menjadi panitia dalam muspanitera tersebut.namun seiring berjalannya waktu, perencanaan manusia tak semulus yang diidam-idamkan.kak syamsul mempunyai kesibukan yang tak terhindarkan di tempat dia kuliah(bandung) sehingga aku terpaksa berbuat sendiri tanpa rekan kerja yang selama ini selalu bersama. saya tahu kak syamsul pingin bersama-sama di Musppanitera tersebut karena dia ingin secara langsung mengantarkan rekan-rekan yang terpilih menjadi pengurus DKC yang baru. namun apalah daya seorang manusia jika Tuhan lebih memiliki rencana yang terindah.

setelah perhelatan yang cukup panjang,yang hingga akhirnya Musppanitera Kota Sibolga berujung pada Pemungutan suara. pada pemungutan suara tersebut Kak Ahmad Sofyan memperoleh 27 suara ,kak jamal 24 suara, kak yogi 21 dan 1 suara abstein.dari hasil pemungutan suara tersebut kak sofyan ditetapkan menjadi Ketua DKC terpilih. dengan terpilihnya kak sofyan semoga Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega semakin jelas pola pembinaanya di kota sibolga.