Sabtu, 15 Mei 2010

Perkemahan Wirakarya, padang lawas







Pemilukada sibolga berbuah ricuh

12 Mei 2010 adalah pelaksanaan pemilukada sibolga. Ada 5 (lima) pasangan calong walikota dan wakil walikota sibolga yang akan dipilih oleh masyarakat sibolga dengan jumlah pemilih yang terdaftar di DPT sebanyak 65.517 orang. Kelima pasangan calon tersebut masing-masing sesuai dengan nomor urutnya adalah:

1. Wilpren-Hazmi.
2. Syarfi-Marudut.
3. Afifi-Halomoan.
4. Hotman-Syahril.
5. RH. Sianturi-ulam.

Sebanyak 183 TPS disediakan agar masyarakat dapat memberikan hak suaranya. Selama berlangsungnya proses pemilihan sejak pukul 07.00 wib sampai dengan pukul 13.00 wib hingga proses perhitungan suara berlangsung aman.

Usai perhitungan suara di semua TPS, melalui hitung cepat oleh salah satu Tim sukses pasangan calon diperoleh hasil sebagai berikut:
jumlah suara sah sebanyak 44.295 dengan perolehan suara masing-masing nomor urut yaitu:
no 1 : 522 suara.
no 2 : 20.498 suara.
no 3 : 18.217 suara.
no 4 : 394 suara.
no 5 : 4664 suara.

Sementara itu ada beberapa pengakuang warga tentang kecurangan yang terjadi :
1. Belum dibersihkannya semua alat peraga kampanye hingga masa pemilihan.
2. Adanya pembagian uang(money politik) kepada masyarakat dengan syarat memilih salah satu pasangan calon.
3. Terjadinya pengelembungan daftar pemilih.
4. Pembagian beras oleh salah satu tim sukses pasangan calon dengan dalil pasar murah padahal harganya jauh di bawah harga pasar murah pada umumnya yakni Rp.5000/6 liter dan di beberapa lokasi diberikan secara gratis dengan mengarahkan warga untuk memilih salah satu pasangan calon.
5. Dibeberapa TPS warga menangkap adanya seseorang yang berulang kali memilih di TPS yang berbeda.

Kesalahan-kesalahan tersebut dilaporkan oleh warga ke Panwaslu Kota Sibolga namun laporan tersebut sampai saat ini belum mendapatkan tanggapan.

Akibat hal tersebut pada 13 Mei 2010 masyarakat melakukan aksi dikantor Panwaslu Kota Sibolga dengan tuntutan agar Panwaslu melakukan tindakan atas kecurangan tersebut. Pada saat aksi masyarakat gagal bertemu dengan ketua panwaslu sebab yang bersangkutan tidak ada dilokasi.

Selasa, 11 Mei 2010

Diluar bukan berarti tidak ikut serta

Sebuah sistem terkadang membuat orang terjerat kebebasannya,kebebasan dalam mengutarakan pendapat bahkan untuk berpikir kritis. Hal ini disebabkan pengaruh kondisi yang terjadi di dalam sistem (yang pada umummya buruk) disebabkan oleh orang-orang yang ada didalam sistem tersebut. Seorang yang tidak pernah tercela sekalipun jika masuk kedalam sistem yang didalamnya mayoritas memiliki suatu perilaku tertentu maka dengan sendirinya akan berperilaku sama dengan kelompok mayoritas tadi. Seperti ilustrasi yang sering digunakan yakni tentang sekelompok orang gila dan satu orang sadar. Ketika satu orang sadar tadi mengatakan sekelompok orang tadi gila, maka yang terjadi malah sebaliknya sekelompok orang gila tadi akan mengatakan satu orang sadar tadi adalah orang gila. Akibat hal tersebut, satu orang sadar tadi karena telah dikatakan gila oleh kelompok mayoritas maka dengan sendirinya orang sadar tersebut mengakuinya dan bahkan menjadi gila benaran bersama kelompok orang gila sebelumnya.

Hal tesebut disebabkan pengaruh empiris yang ada disekitar sehingga dengan sendirinya akan membentuk karakter, watak dan perilaku seseorang. Ketika sebuah kepentingan atau bahkan eksitensi kelompok yang diperjuangkan sudah lari dari nilai-nilai ide/gagasan dan hal ini diketahui oleh beberapa orang dalam kelompok tersebut mengetahuinya maka terpaksa orang tersebut hanya diam dan bahkan membenarkan tingkah laku tersebut. Sebab orang tersebut adalah bagian dari kelompok tadi.

Minggu, 09 Mei 2010

Mahasiswa berhak untuk salah

Kapan lagi ngomong di TV One Sul? Ucap seorang rektor disalah satu perguruan tinggi kepada presiden mahasiswa perguruan tinggi tersebut yang baru-baru ini diwawancarai oleh TV One menanggapi kasus Bank century. Presiden mahasiswa tersebut menjawab mau ngomong apa lagi pak? Kemarinkan udah. Lalu rektor tersebut kembali berujar, ngomong apa aja! Si Presiden mahasiswa itu pun tertawa dan berkata bapak ada-ada saja. lalu rektor tersebut spontan berkata "jika didunia ini ada manusia yang bisa salah maka mahasiswalah yang berhak untuk salah itu. Si presiden mahasiswa tadi pun tersenyum.

Dialog tersebut memang terkesan jenaka disamping tampaknya kedekatan antara presiden mahasiswa tersebut dengan rektornya sebagai mitra kerja. Namun yang sangat menarik adalah perkataan "jika didunia ini yang bisa salah maka mahasiswalah yang berhak untuk salah itu".

Sabtu, 08 Mei 2010

Profilku

Nama                       : Andi Josua Telaumbanua.
Tempat,Tgl lahir : Sibolga,05 Maret 1989.
Alamat                  : Jl.Hutabatu V no.4,Kelurahan hutabarangan,
                                 Kecamatan sibolga utara, Kota Sibolga.
Email                    : andijosua@yahoo.co.id


Pendidikan:
-Formal:
SD Negeri no.081227 Sibolga 1994-2000.
SMP Negeri 2 Sibolga 2000-2003.
SMK Negeri 2 Sibolga 2003-2006.
IKIP Gunungsitoli Jur.Pendidikan Matematika 2007-2013.



-Non formal/Pelatihan
> Diklat Pasukan Kibar Bendera(PASKIBRA) Barisan 45 Gerakan Pramuka Kota Sibolga 2004.
> Pelatihan pengenalan dan penggunaan internet bagi siswa oleh Telkom 2006.
> Pelatihan kangker terpadu paripurna(PKTP) Provinsi Sumatera Utara di Medan 2006.
> Pelatihan satuan tugas penanggulangan bencana(satgana) PMI Cabang Kota Sibolga 2006.
> Kursus Mahir Dasar (KMD) Gerakan Pramuka di Sibolga 2007.
> Pelatihan pertolongan pertama dan kesiagaan menghadapi bencana,The johaniter international assistance di Gunungsitoli 2008.
> Pelatihan kejurnalistikan IKIP Gunungsitoli 2009.
> Latihan Pengembangan Kepemimpinan (LPK) Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Sumatera Utara di Sibolangit 2009.
> Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GmnI) cabang Nias 2010.
> Pelatihan Kader GMNI Sumatera Utara di Sibolga 2011


Pengalaman Organisasi:
1. Ketua Purna PASKIBRA Barisan 45 Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Sibolga 2004.
2. Ketua OSIS SMK Negeri 2 Sibolga 2004-2005.
3. DKC Bidang Penelitian dan Pengembangan Gerakan Pramuka kota sibolga 2004-2009.
4. Wakil sekretaris Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Pendidikan Matematika 2007-2008.
5. Sekretaris Komisariat GmnI FPMIPA IKIP Gunungsitoli 2008.
6. Wakil Ketua bidang kaderisasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GmnI Nias 2008-2010.
7. DKC bidang evaluasi dan pengembangan Gerakan Pramuka Kota Sibolga 2009-2011.
8. Sekretaris Jenderal Pengurus Besar (PB) Gerakan Mahasiswa Sibolga (Germasi) 2009-2014