Minggu, 08 Mei 2016

Saut situmorang dan HMI

Seluruh stekholder HMI mengecam peryataaan saut situmorang. Padahal jika di telaah tak ada sedikitpun pernyataan yg menghina HMI. saut hanya mengibaratkan bahwa pejabat yg tertangkap korupsi adalah orang-orang pintar. Kalau di singkronkan dengan kekondisian mahasiswa adalah setara dengan mahasiswa yg telah mengikuti LK 1 di HMI.

orang-orang HMI tentu lebih tahu dari pada saya taraf kemampuan yang telah melewati LK 1. Harusnya HMI bangga atas pengakuan saut terhadap pola pengkaderan HMI yg menurut saut setingkat LK 1 sudah dianggap orang-orang cerdas.

Saut tidak mengatkan orang-orang HMI adalah koruptor. Jadi HMI tidak perlu kebakaran jenggot. HMI hanya terprovokasi oleh media. Sehingga media terus memanas-manasi HMI agar media punya berita.

Tak perlu main lapor-laporlah. Kalau boleh HMI dan seluruh organisasi mahasiswa lain menjadikan peryataaan itu mengevaluasi sistem pengkaderan yang ada. Apakah ada koruptor saat ini yang pernah ikut pengkaderan pada tingkatan atau level menengah keatas. Jika ada mungkin silabus kaderisasi perlu diperbaiki. Dengan menekankan budaya anti korupsinya.

Kalau pun benar ada koruptor yang semasa mahasiswanya bergabung di HMI atau orgnisasi mahasiswa manapun. Gak perlu marah kalau ada yang nyebutin bahwa si A itu adalah koruptor yang organisasi mahasiswanya adalah B. Harusnya organisasi itu minta maaf pada negara dan bangsa ini. Karena terbukti tidak berhasil melakukan pengkaderan dengan baik. Yakni mengisi hati dan pemikiran kader agar tidak korupsi.

Apalagi orgnisasi para tua-tua mahasiswa atau yang dikenal dengan alumni. Lebih bijaklah sikit. Kan sudah gak mahasiswa lagi, jaga temperamennya. Malu kita sudah alumni tapi masih grasak-grusuk.
Jangan kalau ada kader yg salah, hanya organisasi yang dibela. Agar kesalahan kader tak bias ke organisasi. Org juga tahu kok itu cuma oknum gak ada kaitannya dengan organisasi. Semua orang juga berorganisasi makanya tahu pak tua.

Tapi giliran ada kader yg berprestasi,gaku-gaku karena organisasi. Padahal orang juga tahu itu karena kemampuan pribadi orangnya. Krn semua orang berorganisasi pak tua.

Jadi jangan lagi ribut-ribut dengan pak saut. Biarlah bapak itu bertugas.HMI juga lanjutkan pengkaderan. ok