Selasa, 27 Juli 2010

Serimonial Hari Anak Nasional

Hari anak nasional baru saja berlalu yang cukup memberikan kesan buruk akan pemerintah dalam menangani permasalahan anak. Apalagi adanya oknum paspampres yang melakukan pemukulan terhadap seorang anak sewaktu akan bersalaman dengan Bapak Presiden SBY. Disamping itu juga batalnya pembacaan hasil kongres anak Indonesia oleh panitia tanpa alasan yang jelas memberikan sebuah tanda tanya besar bagi setiap orang.

Pagi ini minggu(25/07) sewaktu sedang istrahat sehabis jalan santai sambil mendengarkan kupon undian lucky draw dibacakan dalam rangka Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) XVII seorang anak yang kisaran berusia 10 tahun dengan berpakaian kumuh bersama ibunya sibuk mengumpulkan gelas-gelas bekas air mineral. Sementara anak seumur dia pasti sedang asik menonton TV.

Jumat, 16 Juli 2010

Dua pekan di Jawa , (Bandung dan Jakarta)

21 Juni - 03 Juli 2010

Gedung Sate, Kantor Gubernur Jawa Barat

Rabu, 14 Juli 2010

Beternak babi potensi lapangan pekerjaan


Rabu (14/7) malam kembali ke Gunungsitoli untuk mengurus administrasi dan beberapa hal yang berhubungan dikampusku. Sewaktu berada di pelabuhan sibolga,ada babi didalam mobil truk yang akan diangkut ke Nias. Kemungkinan babi-babi itu akan dijual kemasyarakat untuk dikonsumsi. Padahal kepulauan Nias yang mayoritas penduduknya beragama Kristen banyak beternak babi. Pada umumnya ternak itu untuk dikonsumsi masyarakat dengan membeli sesuai kebutuhan dari rumah potong atau para penjagal (orang yang memotong babi untuk dijual perkilogramnya). Seharusnya dengan tingkat mayoritas masyarakat pemeluk agama kristen dan banyaknya masyarakat yang beternak babi tidak perlu lagi mendapatkan pasokan babi hidup dari luar kepulauan Nias.

Pasokan babi hidup tersebut biasanya masuk seminggu tiga kali. Jika dilihat dari banyaknya pasokan babi hidup tersebut seharusnya peternakan babi di kepulauan Nias harus dikembangkan. Sebab peternakan tersebut mampu memberikan lapangan pekerjaan yang menjanjikan. Hal ini dapat dilihat dari sejumlah tempat makan yang bertabur di Kepulauan Nias dengan menu babi yang telah diolah sedemikian rupa.

Rabu, 07 Juli 2010

Aksi di IKIP Gunungsitoli


Selasa, 06 Juli 2010

Satu lagi catatan hitam Kepolisian

Kemajuan teknologi yang juga berdampak pada fasilitas komunikasi memberikan kemudahan bagi manusia sebagai makhluk konsumerisme. Jarak yang ribuan mil bisa terkesampingkan dengan teknologi komunikasi saat ini. Khususnya internet atau yang lebih dikenal dengan jejaring sosial seperti facebook, twitter dan lain-lain. Namun seiring dengan berjalannya waktu pengunaan jejaring sosial tadi mulai disalahgunakan menjadi alat untuk menghina, memaki, mempojokkan serta beberapa tindakan melanggar norma lainnya.

Kalau Luna Maya di twitternya pernah mengatakan infoteiment sama dengan pelacur, mendapatkan kritikan tajam dari sejumlah kalangan. Kali ini salah seorang oknum polisi berinisial AG menulis dalam facebooknya “ masyarakat sibolga lemah lawan kami dan takut..masyarakat ini bodoh..gak ada nyali..ckckckck...sibolga bodoh “. Hal tersebut merupakan penyalahgunaan media internet sehingga memancing amarah dari segenap masyarakat sibolga pengguna facebook, sebab komentar tersebut dianggap meprovokasi perpecahan di Kota sibolga yang sudah kembali tentram pasca kericuhan pemilukada yang lalu. Peryataan yang dia tuliskan tersebut tidak didasari oleh hal yang jelas. Sehingga bisa membuat permasalahan baru, itu terbukti dari sejumlah komentar yang muncul menanggapi peryataan tersebut.